KELANA-NTT.COM, KUPANG — Saat memberi sambutan usai Misa Penutupan Akhir Tahun 2025, Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Keuskupan Agung Kupang (KAK), Adri Ceme mengajak umat untuk bertepuk tangan menyambut Tahun Baru 2026 yang akan segera dilalui.
” Kita patut bersyukur kepada Tuhan atas perlindunganNya pada kita. Kita dapat melewati tahun 2025 dengan segala dinamikanya. Mari kita tepuk tangan untuk menyemangati diri menghadapi tahun baru,” kata Adri yang juga Ketua Umum Sahabat Monsinyur Gabriel Manek, SVD (SMGM) KAK ini di Gereja Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang, Rabu, 31 Desember 2025 malam.
Adri menyampaikan terima kasih atas keterlibatan umat selama tahun 2025. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama tahun 2025 ada kekurangan dari pengurus DPP Paroki ini.
Umat yang hadir memenuhi gereja kata dia patut dipertahankan. “Jika tiap hari Minggu jumlah umat padat mengikuti misa akan sungguh menyenangkan hati,” katanya.

UMAT – Umat yang mengikuti misa perayaan tutup tahun di Gereja Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang.
Pater Jimy Hayong, SVD, misionaris di Mozambik, Afrika, saat memberi sambutan menyampaikan apresiasi atas kehadiran umat serta keterlibatan mengikuti misa akhir tahun dan menyambut tahun baru.
Pater Jimy mengatakan, di daerah misi di Mozambik perayaan misa dilalui dengan tarian-tarian. Pastor juga ikut menari dalam perayaan misa.
Tapi, ” Saya sadar bahwa saat ini saya sedang di Indonesia. Saya sedang di Gereja Assisi, Kolhua. Nanti umat bisa lapor saya ke uskup bahwa imam menari di gereja.” Saat mengatakan demikian umat tertawa.
Dalam homili, Pater Jimy yang sudah 11 tahun bermisi di Mozambik, mengatakan bahwa tahun baru merupakan tahun akan pengharapan-pengharapan. Pengharapan akan hidup yang lebih baik.
Sebaliknya, tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dengan kenangan, peristiwa yang menyenangkan dan bisa jadi peristiwa yang membuat hati sedih.
Umat yang hadir diperkirakan mencapai 2.000 orang lebih. Sebagian menempati kursi di luar Gereja Assisi yang sungguh megah itu. (pol)









