Lintas Flobamorata
Home / Lintas Flobamorata / Uskup Hieronimus Pakaenoni Minta Pengurus DPP Assisi, Kolhua Meniru Spirit Bunda Maria

Uskup Hieronimus Pakaenoni Minta Pengurus DPP Assisi, Kolhua Meniru Spirit Bunda Maria

ANGGOTA DPP - Pengurus dan Anggota DPP Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua bersama Uskup Hieronimus dan para imam usai pelantikan, Senin, 8 Desember 2025.

KELANA-NTT.COM, KUPANG — Uskup Agung Kupang, Mgr. Hieronimus Pakaenoni mengatakan, Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang, patut membangun kerja sama yang baik dengan pastor paroki maupun antaranggota untuk memajukan paroki. Seperti Bunda Maria menunjukkan sikapnya yang rendah hati dalam menerima kabar dari Malaikat Tuhan.

“Spirit yang ditunjukkan Bunda Maria menggambarkan kesetiaan dan dedikasi yang total untuk keselamatan umat manusia,” ujar Uskup Hieronimus dalam khotbah sebelum melantik pengurus DPP Santo Fransiskus dari Assisi periode 2025-2028 di Gereja Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang, Senin, 8 Desember 2025 sore.

Uskup Hieronimus mengatakan, Bunda Maria dengan totalitasnya menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh.Karena itu butuh kesungguhan dari DPP dan umat dengan menunjukkan totalitas dalam berkarya bagi kemajuan bersama.

Sebelum pelantikan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Keuskupan Agung Kupang, Romo Erick Fkun membacakan nama-nama pengurus.

Uskup Hieronimus Pakaenoni saat memberi sambutan usai pelantikan pengurus dan anggota DPP Assisi.

Saat nama dibacakan pengurus menuju ke depan altar sambil membawa lilin dan berbaris secara banjar. Kemudian, anggota DPP yang mengenakan baju dengan warna dasar putih serta sarung khas masing-masing etnis itu mengangkat sumpah sambil menyalakan lilin.

Panitia Masjid Al’ Muharam Kupang, NTT Sembelih 8 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Kurban

Uskup kemudian mengalungkan bernika kepada pengurus inti. Hal yang sama dilakukan beberapa imam yang hadir kepada anggota DPP.

Ketika memberikan sambutan pada acara resepsi di Aula Gereja Assisi, Uskup Pakaenoni mengatakan, pelantikan DPP itu bertepatan dengan Hari Raya Maria Dikandung tanpa Noda. Selain itu bertepatan pula dengan masa adventus kedua serta Ultah ke-10 imamat Pastor Paroki, Romo Dus Bone. Beberapa momentum penting ini kata uskup patut memberi makna atas pelantikan ini.

Ketua DPP — Romo Longgunis Bone yang akrab disapa Romo Dus Bone sebagai Ketua Umum DPP Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua Kupang saat memberi sambutan usai pelantikan pengurus dan anggota DPP Assisi.

Romo Dus Bone sebagai Ketua Umum DPP menyampaikan terima kasih kepada pengurus yang lama atas dedikasi dan pengorbanan yang sudah diberikan. Kepada pengurus yang baru ia berharap dapat berkarya, menyatukan semua kekuatan untuk memajukan paroki ini.
“Terima kasih pula untuk perhatian umat pada kami para imam di paroki ini. Ingatkan kami, temui kami untuk menyampaikan kekurangan kami dan jangan omong kami di belakang,” katanya.

Ketua DPP, Adrianus Ceme mengatakan, pada kepengurusan ini terdapat wajah baru dan wajah lama yang akan saling membagi pengalaman.

Adri yang menduduki jabatan ini untuk keempat kali sejak paroki ini dibentuk 1 Januari 2014 juga menyampaikan terima kasih kepada Uskup Hieronimus yang telah memberi kepercayaan untuk menjadi Ketua DPP Assisi.

Sapi Kurban dari Presiden Sampai ke Masjid di Lembata

PELANTIKAN — Uskup Hieronimus Pakaenoni melantik pengurus dan anggota DPP Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang.

Kepada Pastor Paroki, Adri yang mantan Direktur Umum Bank NTT ini mengatakan, peran pastor paroki dan pastor rekan sungguh luar biasa dalam membimbing dan memajukan paroki ini.
“Sebagai gembala yang kadang berada di depan, di tengah dan belakang untuk memberi motivasi dalam memajukan paroki,” kata Adri.

Pada acara ini banyak umat yang secara khusus meminta Uskup Hironimus mendoakan perjalanan hidup baik untuk keluarga dan orang perorangan. Umat juga ramai meminta foto bersama uskup dan para imam yang hadir.

Sebelum misa pelantikan DPP, Uskup Hieronimus meresmikan Sekretariat SMGM Assisi yang letaknya di samping gereja, berhadapan dengan Gua Maria Assisi. (pol)