KELANA-NTT.COM, KUPANG – Keluarga Besar Lahurus, Belu merajut kebersamaan di awal tahun 2026 dengan menggelar open house Maun Alin (kakak, adik) di kediaman salah satu Tokoh Lahurus, Yohanes Mau di Blok V 26, Perumahan BTN, Kolhua, Jumat, 2 Januari 2026 siang. Open house itu melibatkan keluarga besar satu garis keturunan Maun Alin dari Lahurus, yang menetap di Kota Kupang.
Sebanyak 17 Kepala Keluarga (KK) yang tergabung dalam garis keturunan yang sama memenuhi lokasi acara, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.
Lebih dari sekadar perayaan, acara yang bertajuk “Open House Maun Alin Kupang” (Kakak Adik) ini diisi dengan berbagai kegiatan seru.
Mulai dari anak-anak hingga orang tua tampak entusias mengikuti aneka games, menari bersama, hingga menikmati santap siang sebagai puncak kebersamaan.
Yohanes Mau mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari kerinduan untuk saling menjaga satu sama lain di perantauan.
”Makna mendalam dari acara ini adalah merajut kembali kebersamaan dan persaudaraan keluarga satu turunan Lahurus di Kupang. Harapannya, kita bisa saling membantu dan tolong-menolong dalam suka maupun duka,” ujar Yohanes, mantan pejabat di Pemprov NTT yang sudah purnakarya ini.
Yohanes menjelaskan, meski momen ini bertepatan dengan suasana Natal dan Tahun Baru, esensi utamanya adalah spiritualitas sosial.
”Selain membuka pintu rumah bagi keluarga di momen sakral ini, kami juga ingin membuka hati untuk menerima kehadiran Tuhan melalui kehadiran sesama,” tambahnya.
Jika biasanya perayaan tahun baru dilakukan dengan mengunjungi satu per satu rumah, komunitas ini sepakat untuk memusatkan titik kumpul di satu lokasi secara bergilir agar waktu yang dihabiskan bersama lebih berkualitas.
Kabar baiknya, tradisi ini tidak akan berhenti di sini. Keluarga besar Lahurus Kupang telah bersepakat bahwa Open House Maun Alin akan menjadi agenda wajib tahunan.
”Acara ini akan kami lakukan setiap tahun secara bergilir. Ada 17 Kepala Keluarga yang sudah siap menjadi tuan rumah di tahun-tahun mendatang,” katanya.
Acara ini dipandu oleh Bill Mau, putra dari Bapa Yohanes Mau dan Ibu Ros Woso. (pol)









