KELANA-NTT.COM, KUPANG — Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, mengatakan, umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi patut bersyukur atas dua momentum iman yang dirayakan secara bersamaan.
“Kita merayakan Tahun Yubileum Santo Fransiskus dari Assisi dan HUT Paroki secara bersamaan,” kata Mgr. Hiro dalam khotbahnya pada Perayaan Pesta Pelindung dan pemberian Sakramen Krisma di Gereja Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, Minggu, 4 Oktober 2026 sore.

Suasana penerimaan sakramen Krisma di Gereja St Fransiskus dari Assisi- Kolhua
Pada kesempatan itu, Sakramen Krisma diberikan kepada 423 orang muda — bukan 420 orang seperti diberitakan sebelumnya.
Mgr. Hiro mengatakan, Santo Fransiskus sebagai pelindung paroki selalu hadir sebagai penggarap kebun anggur Tuhan.

Tarian Bidu oleh DPP Santo Fransiskus saat menyambut Uskup Agung Kupang, Mgr. Hiro Pakaenoni, Minggu, 4 Oktober 2026 sore
Ia rela mengorbankan segalanya. Ia mengajarkan tentang kasih, kesediaan untuk bersedekah, dan tidak berhasrat memiliki barang orang lain.
Menurut Uskup Hiro, 423 calon penerima Sakramen Krisma dipercayakan Tuhan untuk mengemban tanggung jawab baru. Bukan sekadar menerima sakramen, tetapi sebagai sebuah perutusan.
“Tidak hanya menerima Roh Kudus, tetapi menjadi pembawa Roh Kudus. Iman harus tampak dalam kehidupan nyata setelah menerima sakramen ini,” tegas Mgr. Hiro.
“Kalian menjadi teladan hidup dan saksi Kristus bagi sesama. Proficiat, Tuhan memberkati, Santo Fransiskus mendoakan kita selalu,” tutupnya.
(Tim Komsos Assisi)









