Lintas Flobamorata
Home / Lintas Flobamorata / Para Frater Seminari Tinggi Santo Mikhael, Penfui Tampilkan Musik Asambel pada Malam Expo Panggilan

Para Frater Seminari Tinggi Santo Mikhael, Penfui Tampilkan Musik Asambel pada Malam Expo Panggilan

Para frater dari Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui, Kupang, usai tampil di ajang Expo Panggilan

KELANA-NTT.COM, KUPANG—Malam kedua di pelataran Paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua, Kota Kupang, Kamis, 30 April 2026, tidak sekadar ramai, tapi sungguh hidup. Cahaya lampu berpendar lembut di antara kerumunan umat yang terus berdatangan sejak senja, membentuk lanskap perjumpaan yang hangat dalam gelaran Expo Panggilan Hidup Membiara.

Di tengah riuh percakapan dan langkah kaki yang berseliweran, perhatian perlahan tersedot ke satu titik, yakni panggung sederhana di ujung halaman. Dari sana, alunan nada mulai mengalir, pelan, teratur, lalu menguat, membungkus malam dalam suasana yang khusyuk sekaligus memikat.

Sebanyak 12 frater dari Seminari Tinggi Santo Mikael, Penfui, Kupang tampil dalam formasi ansambel. Dengan gitar, biola dan organ di tangan, mereka tidak sekadar memainkan musik, tetapi menghadirkan pengalaman batin yang utuh. Harmoni yang tercipta terasa lembut namun berdaya, sederhana tetapi menyentuh.

Ansambel musik sendiri merupakan permainan alat musik secara bersama-sama oleh sekelompok orang, baik menggunakan satu jenis alat musik maupun berbagai jenis alat musik campuran.

Istilah ini berasal dari bahasa Prancis yang berarti “bersama-sama,” yang menekankan kekompakan dalam menyajikan musik sebagai satu kesatuan.

Panitia Masjid Al’ Muharam Kupang, NTT Sembelih 8 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Kurban

Penonton pun larut. Sebagian terdiam, membiarkan nada demi nada berbicara tanpa kata. Yang lain mengabadikan momen, seolah tak ingin kehilangan jejak suasana yang sulit diulang. Di bawah langit malam Kolhua, musik menjadi bahasa yang menyatukan, hening yang berbunyi.

Koordinator penampilan, Frater Arnol, mengatakan bahwa musik adalah cara paling jujur untuk menyapa umat.
“Melalui musik, kami ingin menunjukkan bahwa panggilan hidup tidak selalu disampaikan lewat kata-kata. Talenta yang kami miliki juga bisa menjadi jalan untuk berbagi makna,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Frater David.sekaligus Ketua Panitia Expo Panggilan ini. Ia menekankan bahwa kekuatan utama ansambel terletak pada kebersamaan dan kesatuan rasa di antara para pemain.

Para frater dari Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui, Kupang, usai tampil di ajang Expo Panggilan

“Dalam ansambel, kami belajar saling mendengar dan menyesuaikan diri. Tidak ada yang menonjol sendiri, semua menyatu. Dari situ kami belajar makna hidup berkomunitas, yang juga menjadi inti dari panggilan kami,” kata Frater David.

Bagi para frater, panggung malam itu bukan sekadar ruang tampil, melainkan bagian dari proses pembinaan dan memerkenalkan komunitas.

Sapi Kurban dari Presiden Sampai ke Masjid di Lembata

Di balik kekompakan yang terlihat, ada latihan, disiplin, dan kebersamaan yang dibangun dari hari ke hari.

“Kami belajar bukan hanya memainkan alat musik, tetapi membangun harmoni sebagai satu tubuh. Dari situ, pesan panggilan itu muncul, bahwa hidup bersama itu indah dan bermakna,” tutur Fr Arnol.

Penampilan musik ansambel ini sekaligus membuka wajah lain kehidupan seminari. Bahwa di balik rutinitas doa dan studi, para frater juga bertumbuh dalam kreativitas dan ekspresi diri sebagai calon imam.

Musik menjadi jembatan yang mendekatkan mereka dengan umat, membuat panggilan terasa lebih dekat dan manusiawi.
Ketika nada terakhir mengalun dan perlahan menghilang, tepuk tangan panjang pun pecah, mengisi ruang yang sebelumnya dipenuhi keheningan. Namun, yang tertinggal bukan sekadar bunyi, melainkan rasa, kesan yang diam-diam menetap di hati para penonton.

Expo Panggilan di Kolhua malam itu kembali membuktikan dirinya bukan hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi. Di antara keramaian dan pertunjukan, terselip benih-benih panggilan yang mungkin, tanpa disadari, mulai tumbuh dalam hati mereka yang hadir. (goe/pol)

Lembata Fishing Tournament 2026 Segera Digelar