Lintas Flobamorata
Home / Lintas Flobamorata / Pendaratan Perdana Kefa Air Buka Konektivitas Antarwilayah

Pendaratan Perdana Kefa Air Buka Konektivitas Antarwilayah

Pendaratan perdana pesawat Kefa Air di Bandar Udara (Bandara) Jack Ukat, Kelurahan Sasi, Kota Kefamenanu

KELANA-NTT.COM, KEFAMENANU — Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat sejarah baru dengan pendaratan perdana pesawat Kefa Air di Bandar Udara (Bandara) Jack Ukat, Kelurahan Sasi, Kota Kefamenanu, Rabu, 15 Juli 2026 pukul 10.55 Wita. Pesawat  jenis Cessna 208B Grand Caravan EX itu disambut dengan sorai-sorai oleh warga di kota perbatasan dengan Distrik Oecussie, Negara Timor Leste itu.

Pesawat ini menempuh perjalanan udara sekitar 30 menit dari Bandara El Tari,  Kupang berkapasitas maksimal 12 penumpang dengan  Pilot Capt. Judha Ardiansyah didampingi Copilot Capt. Nuruddin.

Seremoni adat takanab menandai penerimaan pesawat, kru pesawat dan penumpang perdana oleh Pemerintah Kabupaten TTU bersama ribuan masyarakat. Kegembiraan itu juga menjadi bukti bahwa pemerintah telah membuka konektivitas antarwilayah lebih cepat selain membuka peluang investasi di bidang ekonomi.

Dalam acara peresmian, Bupati Timor Tengah Utara melakukan penandatanganan prasasti pembukaan penerbangan itu.

Hadir Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., Wakil Bupati Kamilus Elu, S.H., Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Trinimus Olin, S.Kom., M.T., Ketua DPRD TTU, Kristoforus Efi, S.T. beserta sejumlah anggota DPRD.

Hadir pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kapolres TTU,  AKBP Eliana Papote, Dandim 1618/TTU,  Letkol Arm Bambang Heryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dansatgas Pamtas RI–RDTL, Kepala Rutan Kelas II Kefamenanu, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, serta para camat.

Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Keuangan, Dosen FEB Unwira Dampingi Komunitas Kreatif  Hamutuk Ita Bele Noelbaki

Bupati Belu, Wilibrodus Lay hadir dalam acara itu bersama Ketua DPRD Belu,  Theodorus Manehitu Djuang, Mantan Bupati TTU,  Drs. Anton Amaunut, Mantan Wakil Bupati TTU,  Aloysius Kobes, S.Sos., Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto, Ketua Kadin  TTU, FX Dwijajanto Tantry Sanak, Staf Khusus Bupati TTU Bidang Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Fahmi H. Abdullahi, S.E., Letkol Arm (Purn.) Eusebio Hornay Rebelo, serta tamu undangan lainnya.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo,  Bupati Belu, Wilibrodus Lay, Ketua Ketua Kadn NTT, Bobby Lianto, kru pesawat dan para pejabat teras  di Bandara Jack Ukat, Rabu, 15 Juli 2026.

Ia memberikan apresiasi kepada pilot, kru pesawat, seluruh pihak yang terlibat, serta masyarakat yang telah mendukung terwujudnya momentum bersejarah tersebut.

Bupati memandang keberhasilan ini merupakan jawaban nyata atas berbagai keraguan yang selama ini muncul terhadap pembangunan Bandara Jack Ukat. Keraguan itu bukan dijawab bukan dengan kata-kata namun dengan fakta.

Ia menegaskan, pembangunan bandara merupakan investasi jangka panjang untuk memerkuat konektivitas wilayah, memercepat mobilitas masyarakat dan barang, sekaligus membuka akses investasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bupati  mengatakan bahwa keberhasilan pendaratan perdana Kefa Air merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, otoritas penerbangan, operator pesawat, dan seluruh masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kebersamaan untuk mewujudkan TTU yang semakin maju dan berdaya saing.

Panitia Masjid Al’ Muharam Kupang, NTT Sembelih 8 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Kurban

Bupati  juga mengatakan bahwa Bandara Jack Ukat bakal menjadi simbol kemajuan Kabupaten Timor Tengah Utara sekaligus penggerak utama pertumbuhan ekonomi, peningkatan konektivitas, dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Pesawat ini secara reguler akan berangkat dari Bandara El Tari, Kupang,  menuju Bandara Jack Ukat, Kefamenanu pagi hari pukul 07.00 Wita, tiba pukul 08.00 Wiita. Pukul 08.30 Wita menuju Kupang. Pesawat Kefa Air ini juga  melayani penerbangan ke Rote dan Sabu pergi pulang (PP) setiap hari. Tiket pesawat ke Kefamenanu sebesar Rp 600 rbu sekali terbang. (*/pol)