Lintas Flobamorata
Home / Lintas Flobamorata / Gubernur NTT Ingatkan Pimpinan SKPD untuk Selalu Terbuka pada Media

Gubernur NTT Ingatkan Pimpinan SKPD untuk Selalu Terbuka pada Media

FOTO BERSAMA -- Gubernur NTT, Melki Laka Lena foto bersama para wartawan.

KELANA-NTT.COM, KUPANG—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena mengingatkan para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD)  untuk selalu terbuka pada media. Berikan informasi sedetail mungkin tentang capaian pembangunan di daerah ini.

Peringatan itu disampaikan Gubernur Melki Laka Lena saat Coffee Morning bersama media massa di rumah jabatan gubernur, Jumat, 19 Desember 2025 pagi.

“Saya berharap demikian karena seorang pejabat tugasnya adalah menjelaskan tentang program kerja yang tengah dijalankan oleh pemerintah provinsi,” kata  Gubernur Laka Lena yang didampingi oleh Wakil Gubernur NTT, Johny Asadoma.

Gubernur menggelar kegiatan itu tepat pukul 08.00 Wita. Saat memaparkan berbagai capaian yang dilakukan, ia mengatakan, sebagai gubernur ia siap untuk memberi penjelasan kepada media kapan dan di mana saja.

“Nomor WhatsApp teman-teman wartawan  rata-rata ada pada saya. Silakan bertanya dan saya siap menjawabnya,” katanya.

Panitia Masjid Al’ Muharam Kupang, NTT Sembelih 8 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Kurban

WAWANCARA — Para wartawan mewawancarai Gubernur Melki usai Coffee Morning, Jumat, 19 Desember 2025.

Ia memaparkan tentang progress Dasacita pemerintah selama tahun 2025 atau selama kurang dari satu tahun kepemimpinan bersama Wagub Johny Asadoma. Di tengah keterbatasan anggaran Gubernur Melki mengatakan, tetap melakukan gebrakan pembangunan untuk memajukan daerah ini.

Ia merinci Dasacita pertama, yakni  Dari Petani dan Nelayan ke Pasar. Di sini, kata dia, pemerintah terus mendorong agar  hasil usaha pertanian  dapat dikelola dengan baik sehingga dapat sampai ke pasar dengan harga yang tinggi. Pemerintah juga terus mendorong  dan meningkatkan peran UMKM  dengan cara menggelar sejumlah kegiatan seperti pasar tani,  pameran pangan lokal dan lainnya.

Dasacita kedua, yakni Milenial dan Perempuan, Motor Kreatif Lokal. Pemerintah kata Gubernur Melki terus berusaha agar  anak dan perempuan  menjadi penggerak ekonomi lokal. Untuk mencapainya pemerintah melakukan pendampingan, bimbingan teknis  untuk memberi keterampilan.

Dasacita ketiga, kata gubernur, yakni  Wisata NTT sebagai Penggerak Ekonomi Lokal. Pemerintah telah melakukan sejumlah event sebagai bentuk dukungan dan dorongan   terhadap pengembangan pariwisata  seperti Tour de NTT, Kupang Eksotik  Festival, Pameran NTT Berjaya, Pameran Pohon Natal.

COFFEE MORNING — Para wartawan mengikuti rangkaian coffee morning gubernur dan wakil gubernur, Jumat, 19 Desember 2025.

Dasacita keempat kata dia, yakni Sejahtera Bersama, Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Bersama. Peemerintah kata dia, telah membantu warga yang kurang mampu dengan pembayaran premi jaminan sosial ketenagakerjaan, jaminan kecelakaan dan program lainnya.

Sapi Kurban dari Presiden Sampai ke Masjid di Lembata

Dasacita kelima, yakni  Posyandu Tangguh, Masyarakat Sehat, Bebas Stunting. Seluruh Posyandu di NTT kata dia, terus didorong dan dibantu untuk menjadi Posyandu tangguh. Jika demikian, maka dapat memberi pelayanan yang baik bagi kesehatan masyarakat teristimewa balita dan ibu hamil.

Dasacita keenam, yakni Sekolah Vokasi Unggulan Berbasis Potensi Daerah. Mulai tahun depan kata gubernur,  akan dibangun sepuluh sekolah vokasi dan semua siswa akan diasramakan.  Sekolah vokasi dibangun mirip seperti sekolah rakyat dengan bidang pendidikan adalah peternakan, pertanian dan perikanan.

Dasacita ketujuh, kata gubernur adalah  Jalan,Air, Listrik dan Rumah Layak Huni Mewujudkan NTT yang Sejahtera.  Yang dilakukan pemerintah adalah  jalan provinsi yang jadi prioritas sesuai dengan ketersediaan anggaran. Untuk mengatasi masalah air dibangun sumur bor dan lainnya.

Untuk kelistrikan bersama PLN membangun jaringan listrik terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Sedangkan untuk rumah layak huni akan dibangun 10 rumah unit layak huni di tiap desa.

Dasacita kedelapan, yakni  Pendapatan Daerah Naik,  Pelayanan Publik dan Kesejahteraan ASN Terjamin. Pemerintah kata dia, menargetkan PAD sebesar Rp 28 triliun  pada tahun 2025.  Dengan dana itu pemerintah akan mengelola potensi yang ada  dan tidak tergantung pada transfer uang ke daerah serta mengurangi kebocoran anggaran sebagai upaya meminimalisir kemungkinan adanya tingkat pidana korupsi.

Lembata Fishing Tournament 2026 Segera Digelar

Pada Dasacita kesembilan, gubenur mengatakan,  Pelayanan Publik, Reformasi Birokrasi. Pemerintah membuka call center sehingga dapat merespons pengaduan oleh masyarakat. Reformasi birokrasi dilakukan sebagai bentuk penyegaran  agar kinerja ASN dapat ditingkatkan.

Dasacita kesepuluh, yakni  Ayo Bangun NTT, Kolaborasi, Kerja Sama. Harus ada kerja bareng-bareng yang melibatkan semua komponen masyarakat. (pol)