Lintas Flobamorata
Home / Lintas Flobamorata / Umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang, Sumbang Rp 25 Juta untuk PS Vincenzo Singers 

Umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang, Sumbang Rp 25 Juta untuk PS Vincenzo Singers 

KELANA-NTT.COM, KUPANG – Umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Keuskupan Agung Kupang menyumbang dana sebesar Rp 25 juta bagi Paduan Suara Vincenzo Singers, Dekenat Kefamenanu, Keuskupan Atambua pada, Minggu, 9 Agustus 2026. Dana itu bersumber dari partisipasi umat melalui amplop yang disebarkan ke tiap kelompok umat basis (KUB) sepekan terakhir.

Donasi ini sebagai bentuk dukungan umat bagi paduan suara ini mengikuti Lomba Paduan Suara Sedunia di Catalonia-Calleta, Barcelona, Spanyol bulan Oktober 2026.

Penyerahan dana itu dilakukan oleh Pastor Paroki Santu Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang, RD Longginus Bone di aula paroki itu. Bingkisan umat itu diterima oleh penasihat komunitas ini, RD Kristo Okki didampingi Penasihat PS Vincenzo Singers, Ady Pontus dan Pater Jose Nitsae, OFM.

Romo Dus Bone menyerahkan bantuan kepada Romo Kris Okki di Aula Gereja itu, Minggu, 9 Agustus 2026

Pada perayaan ekaristi pertama dan kedua, Minggu, 9 Agustus 2026, PS Vincenzo Singers membawakan koor dengan dirigen Yuven Boikletes dan musik Valen Nine dan kawan-kawan. Selain memeriahkan perayaan ekaristi, kotbah dibawakan oleh Penasihat Vincenzo Singers, RD Kristo Okki yang juga sebagai Pastor Paroki Santo Yohanes Vianey, Maubesi, Insana, TTU. Imam konselebran lainnya, yakni Pater Jose Nitsae, OFM dan RD Longginus Bone. Anggota paduan suara ini juga tinggal bersama umat selama dua hari.

Saat menyerahkan donasi ini, Romo Dus, demikian panggilannya didampingi oleh Ketua DPP, Adrianus Ceme, Penasihat DPP, Anton Bele dan Yudith Salassa-Bele, para ketua KUB dan ketua lingkungan paroki.

Pesepeda Jakarta Donasi Rp 143,5 Juta untuk Korban Bencana Flores

Saat menyanyikan dua buah lagu, yakni Di Loudes di Gua dan Lagu Cikirikirikici

“Jangan lihat nilai pemberian ini. Tapi lihatlah hati umat di sini,” kata Romo Dus. Jebolan Seminari Tinggi Santo Mikael Penfui, Kupang, ini menyampaikan terima kasih kepada umat yang telah memberi perhatian pada komunitas ini. Apa yang dilakukan semata sebagai bentuk kontribusi bagi perjalanan jauh ke Negeri Matador ini.

Sebelumnya, Ketua DPP, Adrianus Ceme memuji upaya yang dilakukan komunitas ini. Untuk menggapai negeri Spanyol kata dia, membutuhkan persiapan yang tak kecil. Dan, karena itu kata Koordinator Komunitas Sahabat Monsinyur Gabriel Manek (SMGM) Keuskupan Agung Kupang, ini perjuangan ini harus terus dijalankan dengan mengetuk setiap pintu hati umat dan donatur lainnya.

Penasihat DPP Paroki Santo Fransiskus dari Assisi, Kolhua, Kupang, Anton Bele memberi apresiasi atas kehadiran paduan suara ini. Anton juga menjelaskan bahwa kepergian tim ini sungguh membawa nama daerah dan tanah air. “Saya senang dan bangga pada adik-adik yang telah mewakili Gereja Katolik Indonesia ke ajang yang sungguh bergengsi ini,” kata penulis ini.

Pembina PS Vincenzo Singers, Ady Pontus mengatakan, kelompok ini telah melakukan serangkaian privat konser bermula di Dili, Negara Timor Leste, Kefamenanu dan Kupang untuk menggalang dana. Ia mengatakan, masih ada peluang untuk melakukan konser lagi ke Dili sebelum berangkat pada 16 Oktober 2026. Setelah tiba di Jakarta mereka akan melakukan konser privat lagi di Ball Room Vinsensia, Kramat, Jakarta. Dengan konser-konser ini Ady mengatakan dapat membantu melunasi beberapa item pembiayaan dari dan selama berada di sana.

Penasihat PS Vincenzo Singers, Ady Pontus saat memberi sambutan di Aula Gereja Assisi, Minggu, 9 Agustus 2026

Ady menyebut bahwa total tiket pergi pulang (PP) dan akomodasi sebesar Rp 1,5 miliar. Sebagian biaya sudah terbayarkan. Sisanya akan terus diupayakan sebelum menuju ke negeri itu. Ia menyampaikan terima kasih kepada umat Katolik di Kolhua yang telah mengambil bagian di dalamnya. Sesuatu yang sungguh membanggakan dan membesarkan hati. Kepada Pemprov NTT dan donator lainnya, Ady juga menyampaikan terima kasih.

Kunjungan Pastoral ke KUB Santa Lusia, Romo Tony Kobesi Tekankan Partisipasi Umat

Ady juga menjelaskan, PS Vincenzo Singers diundang secara khusus oleh panitia di Spanyol berdasar hasil penilaian sebagai Paduan Suara Rohani Katolik yang melayani secara digital (Youtube) dan media sosial lainnya dengan jumlah tayangan tertinggi mencapai 20 juta menonton.

“Kami juga mendapat kemudahan dari kedutaan itu dalam membuat visa, tiket perjalanan dan lainnya,” kata pembina Tim Sekeping Hati untuk Bunda Maria Keuskupan Atambua ini. Tim ini membawahi sejumlah kelompok musik di keuskupan itu baik yang berada di Kota Atambua maupun di Kota Kefamenanu.

Ady mengatakan, selain PS Vincenzo Singers dari Kefamenanu yang mewakili Gereja Katolik Indonesia, juga PS dari HKBP Menteng, Jakarta yang mewakili Gereja Protestan di Indonesia. Ady menyebut sekitar 30 negara akan mengikuti lomba yang dijadwalkan berlangsung 22 Oktober 2026 ini. (pol)