KELANA-NTT.COM, KUPANG – Musisi, produser dan pencipta lagu pop Indonesia, Vincent Taran menyebut Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan “habitat” atau tempat bermukim para penyanyi potensial. Karena itu, kata Vincent semua pihak patut mendorong tumbuh kembang anak-anak NTT di bidang tarik suara. Vincent Taran yang dihubungi KELANA-NTT COM, Minggu, 30 November 2025, mengatakan, dalam berbagai ajang kompetisi anak-anak NTT mampu menunjukkan jati dirinya dengan baik bahkan sukses di kancah musik nasional.
Ia menyebut beberapa, di antaranya Andmesh Kamaleng (Juara Rising Star), Mario Klau (The Voice Indonesia) dan Marion Jola (Indonesia Idol). Terakhir, Elfrida Maure (Indonesian Idol) meski tereliminasi. Beberapa nama ini menunjukkan bahwa anak-anak NTT, tak kalah “gertak” dalam mengikuti ajang kompetisi musik secara nasional.
Namun, sesungguhnya kata lelaki kelahiran Kota Betun, Kabupaten Malaka, NTT, ini masih terlampau banyak anak NTT yang punya kualitas suara yang sungguh bagus. Vincent menyebut satu di antaranya, yakni Elen Mamo. Elen kata Vincent punya kualitas suara yang sungguh komersial. Siapa saja yang mendengar alunan suaranya langsung terkesima.
Selama ini kata dia, penyanyi-penyanyi dari Ambon, Manado, Papua, Batak dan lainnya merajai industri rekaman. Khusus untuk lagu rohani, Vinsen menyebut Elen Mamo kini menempati rating teratas. Ia juga menyebut Alde Komar yang dalam beberapa tahun terakhir tampil dengan sejumlah lagu di chanel youtube, seperti Ayah, Merpati Putih dan Antara Cinta dan Harta punya kualitas suara yang sangat mengindustri. Karena itu, Vincent mengajak semua pihak terus mendorong potensi-potensi lokal untuk boleh tumbuh dan meramaikan industri musik di tanah air.
Untuk diketahui, lelaki yang menamatkan pendidikan di SMA Giovanni Kupang dan kuliah di Fakultas Hukum Unwira, Kupang, ini pernah berkolaborasi dengan Obbie Messakh. Obbie, yang terbilang sukses di tangga karier musik pop Indonesia dan merupakan pencipta lagu andalan JK Record, pernah menyanyikan empat buah lagunya, yakni Cemburu, Maafkan Diriku, Gombal dan Demi Indonesia. Kini, ratusan karya Vincent dapat diakses di Chanel Youtube VT70. (pol)









