KELANA-NTT.COM, MBAY –Bukit Pamo di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencuri perhatian sebagai destinasi wisata unggulan melalui kegiatan olahraga dirgantara paralayang yang digelar pada Minggu, 11 Januari 2026. Keindahan alam yang memukau berpadu dengan aksi terbang atlet paralayang, menjadikan Bukit Pamo sebagai magnet baru wisata petualangan di Nagekeo.
Dalam rilis yang dikirim oleh Marsekal Pertama TNI (Veteran) Drs. Embu Agapitus, M.Si (Han) atau yang akrab disapa Epi Embu, ini menyebut bahwa aktivitas paralayang ini menampilkan atlet lokal asal Nagekeo, Naldo Raja, bersama Jevi OKI dari Ngawi, Jawa Timur.
Keduanya terbang dengan pendampingan langsung dari Purnawirawan TNI, Epi Embu, yang turut memastikan keselamatan sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan olahraga dirgantara di daerah.

Warga yang menyaksikan olahraga dirgantara paralayang
Ratusan warga tampak antusias memadati area pendaratan (landing area) untuk menyaksikan langsung para atlet mengudara di atas Bukit Pamo. Dari udara, para pilot disuguhi panorama spektakuler berupa hamparan luas persawahan Mbay, birunya laut dan dermaga Mbay yang terlihat menyeluruh, keindahan Kota Mbay, kawasan perkantoran daerah, hingga pegunungan hijau yang membingkai lanskap secara sempurna.
Keunikan panorama inilah yang menjadikan Bukit Pamo memiliki daya tarik tersendiri sebagai lokasi wisata paralayang. Kombinasi alam pegunungan, laut, dan perkotaan dalam satu sudut pandang menjadikan pengalaman terbang di Bukit Pamo berbeda dengan lokasi lainnya di Nusa Tenggara Timur.

Atlet paralayang ketika landing dan masih terbang di udara
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Bukit Pamo sangat potensial dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga dirgantara, sekaligus ruang rekreasi baru bagi masyarakat dan wisatawan. Selain mendorong pertumbuhan pariwisata daerah, aktivitas paralayang juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk mengenal dan menekuni olahraga udara.
Dengan potensi alam yang luar biasa dan dukungan masyarakat yang tinggi, Bukit Pamo Mbay diyakini dapat menjadi ikon baru wisata petualangan Kabupaten Nagekeo, serta memerkuat posisi daerah ini sebagai tujuan wisata alam dan olahraga di Nusa Tenggara Timur. (pol)









