KELANA-NTT.COM, KEFAMENANU — Harga tiket subsidi pesawat Susi Air Kefamenanu-Kupang dipatok sebesar Rp 650 ribu sekali terbang atau total pergi pulang (PP) Rp 1.300.000.
“Saat ini menjadi inisiatif oleh Pemda, tapi karena anggaran belum tersedia kami kerja sama dengan pihak ketiga,” kata Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Falens Kebo kepada KELANA-NTT.COM, Jumat, 9 Januari 2026.
Meski tak menyebut pihak ketiga, Bupati Falens mengatakan, Pemda TTU akan memerhitungkan berapa biaya subsidi yang akan disetorkan ke manajemen Susi Air.
Bagi Bupati Falens, hal utama yang dilakukan adalah merealisasikan niat baik ini. Dan, karena itu persiapan untuk terbang perdana sedang dilakukan.
“Saat ini kita fokus lakukan pembenahan area bandara seperti merapikan pohon di tengah runway, pemadatan runway dan pengembalian titik batas tanah dengan masyarakat agar bisa dipagar dan antisipasi ternak masuk ke landasan,” kata purnawirawan TNI ini.
Sebelumnya diberitakan, masyarakat di Kabupaten TTU akan segera memanfaatkan moda angkutan udara berupa pesawat perintis Susi Air pada akhir bulan Januari 2026 ini.
Bupati TTU, Falen Kebo mengatakan hal ini saat meninjau Bandara Sasi, Rabu, 7 Januari 2026.
Perintis Yayasan Sosial Beta Timor ini mengatakan, dengan pembukaan penerbangan ini maka Bandara Sasi akan menjadi alternatif penerbangan tidak saja bagi warga TTU, tapi juga warga dari Belu, Malaka bahkan dari Oekusi, Negara Timor Leste. Jarak Oekusi ke Kefamenanu sekitar 45 kilometer.Sedangkan jarak dari Atambua, Ibukota Kabupaten Belu dan Betun, Ibukota Kabupaten Malaka masing-masing tak mencapai 100 kilometer.
Ia mengatakan, penerbangan dari dan ke Bandara AA. Bere Tallo, Atambua, Belu seminggu hanya tiga kali. Sedangkan Bandara Sasi, Kefamenanu dijadwalkan setiap hari. “Artinya bahwa Bandara Sasi menjadi alternatif untuk penerbangan setiap hari. Juga untuk menghandel penumpang dari Belu dan Malaka,” katanya. (pol)









