Lintas Flobamorata
Home / Lintas Flobamorata / Saat Melantik Pejabat Eselon II dan III Bupati Malaka Tegaskan ASN Patut Menjadikan Diri Seperti Emas

Saat Melantik Pejabat Eselon II dan III Bupati Malaka Tegaskan ASN Patut Menjadikan Diri Seperti Emas

Bupati SBS menyalami pejabat yang baru ia lantik.

KELANA-NTT.COM, BETUN — Bupati Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau yang kerab disapa SBS memotivasi para pejabat setempat untuk selalu menyiapkan diri bila dimutasi ke tempat lain.

” Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus punya mental yang kuat, yakni siap ditempatkan di mana saja. Kadang berada di atas, kadang di bawah. Kalau yang namanya di atas saja itu bukan hidup lagi,” kata Bupati SBS saat melantik para pejabat eselon II B dan III dan IV di Pantai Abudenok, Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Jumat, 9 Desember 2026 pagi.

Dalam sambutannya Bupati SBS mengatakan, sebagai ASN harus punya kualitas diri seperti emas atau berlian. Yang namanya emas, nilainya tidak pernah berubah oleh keadaan.

Bupati SBS menyalami seorang pejabat perempuan

Emas itu kata dia dibuang di mana saja akan tetap menjadi emas. Mau di lumpur, air, atau di dalam tanah, tetap emas dan akan terus dicari karena kualitas diri yang mumpuni.

ASN sejati kata Bupati SBS tidak ditentukan oleh tempat tugas atau jabatan yang diemban, melainkan oleh kualitas diri, integritas dan etos kerja. Di mana pun ditempatkan, ASN harus tetap menunjukkan nilai, kinerja dan dedikasi yang total.

Panitia Masjid Al’ Muharam Kupang, NTT Sembelih 8 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing Kurban

Ia mengatakan, mutasi pejabat semata untuk membentuk karakter seorang ASN. Emas atau berlian itu tidak lahir begitu saja, melainkan melalui proses panjang, ketat dan keras.

Untuk mendapatkan emas berlian, kata dia, batu itu harus dipukul, harus dipecahkan. Setelah berlian atau emas diambil, kemudian digosok sesuai kebutuhan. Bisa digosok menjadi cincin, kalung, gelang atau anting.

Bupati SBS di antara para ASN yang baru dilantik

Yang namanya teguran, kemarahan dan pembinaan yang dilakukan oleh pimpinan bukanlah bentuk kebencian, melainkan bagian dari proses “memecahkan batu” demi mendapatkan emas atau berlian terbaik.

Karena itu, terima dan jalankan tugas dengan baik, dengan penuh tanggung jawab serta berdedikasi. Filosofinya kata dia, emas itu selalu dicari karena punya nilai yang tinggi. Walaupun berada di dalam tanah atau lumpur sekali pun.

Sebelum melantik para pejabat, Bupati SBS di tepian Samudera Indonesia itu menunaikan berdoa. Ia meminta campur tangan Tuhan atas anugerah yang diberikan dalam menjalani roda pemerintahan di Malaka. (pol)

Sapi Kurban dari Presiden Sampai ke Masjid di Lembata