KELANA-NTT.COM, KUPANG – Di awal Januari 2026, sebanyak sembilan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia telah tiba di Bandara El Tari, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Staf Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) NTT, Steven, mengungkapkan hingga, Selasa, 13 Januari 2026, pihaknya menerima sembilan jenazah PMI asal NTT yang selama ini bekerja secara ilegal di Malaysia.
Steven mengatakan hal ini di sela-sela menerima kedatangan jenazah Imakulata Bete dan Gabriel Palu di pelataran Kargo Bandara El Tari Kupang, Senin, 12 Januari 2026 siang.
Dua peti jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut, yakni Gabriel Palu asal Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka dan Imakulata Bate asal Desa Badau, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu yang meninggal dunia di Malaysia, tanggal 2 Januari 2026. Jenazah tiba dengan Pesawat Garuda GA 456 pukul 10. 45 Wita.
Kedua jenazah ditangani oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) NTT, Suster Laurentiana, SDP pimpinan Konggregasi Yayasan Sosial Penyelenggara Ilahi (PI) sekaligus aktivis Justice, Peace and Intergrity of Creation (JPIC) Divina Providentia Kupang yang telah lama konsern mengurus PMI serta Komunitas Kita Bersaudara Maumere (KKBM) Kupang.
Tampak mendampingi kedua korban, yakni Suster Laurentiana, SDP, om kandung dari Alm. Imakulata Bete, Simon dan Fidelis Nong Nogor, Sekretaris Ormas KKB Kupang.
Sebagaimana laporan fortuna.press, PMI asal Belu, Imakulata Bete beralamat di Dusun Fatubesi, RT/RW 001/001, Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat dijemput om kandung Simon dan sanak keluarganya untuk selanjutnya dibawa menggunakan mobil Ambulans dari JPIC Divina Providentia Kupang menuju ke Belu. Sedangkan Gabriel Palu asal Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat disemayamkan di Biara Kongregasi Penyelenggara Ilahi (PI) Nasipanaf, Kupang.
“Almahrum Gabriel Palu tidak punya sanak famili di Kupang, sehingga melalui Bapak Gubernur NTT, Melki Laka Lena, kami menghubungi pengurus KKBM Kupang sekiranya tergerak hati bersama mengurusnya bersama BP2MI. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka biara susteran menunggu satu jenazah lagi Alm. Korbianus Kupok akan tiba, Selasa, (13/1) siang dengan Lion Air. Jadwal pemberangkatan ke Maumere pada hari Kamis dengan KM Awu,” kata Sr. Laurentiana, SDP di Kupang, Senin, 12 Januari 2026.
Sr.Laurentiana menambahkan, Gabriel Palu meninggal di Malaysia, Jumat, 2 Januari 2026 karena menderita sakit jantung koroner, menurut keterangan dari Rumah Sakit Malaysia. Sedangkan Alm. Imakulata Bete dikabarkan sakit usai bersalin tiga bulan lalu.
Adapun Jenasah PMI yang datang pada Selasa, 13 Januari 2026 bernama Korbinianus Kupok (56 tahun) asal Nitakloang RT/RW 004/002, Desa Kopong, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka dengan lama bekerja 10 tahun di Malaysia. Jenasah tiba di Kupang dengan Pesawat Lion Air JT 694 pukul 14:10 Wita.
Sekretaris Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) Kupang, Fidelis Nogor menyampaikan keprihatinan terhadap banyaknya Pekerja Migran Indonesia yang terus menjadi korban di tanah rantau.
Fidel mendorong pemerintah untuk tertib menerapkan regulasi baku bagi para PMI terutama membekali para calon PMI dengan keterampilan dan dokumen yang resmi ketika ingin mencari nafkah di luar negeri termasuk memberi sosialisasi tentang apa manfaat dan resiko bekerja di luar negeri.
Fidel juga berharap calon PMI agar dapat memahami regulasi yang ada sebelum berangkat sehingga tidak memberikan kerugian bagi diri keluarga dan orang-orang terkasih ketika mendapatkan musibah seperti ini.
Atas nama KKBM Kupang kata dia, pihaknya ditugaskan Ketua Umum KKBM Kupang, Agustinus Bajo untuk memfasilitasi beberapa urusan teknis selama berada di Kupang dan disemayamakan di Aula Susteran PI Nasipanaf.
“Walaupun almahrum Gabriel tidak punya sanak famili di Kupang, tapi bersama Om Steven dan rekan- rekan dari BP2MI dan Suster Laurentiana dengan segala sumber daya yang ada kita mengurus kedua jenazah dengan baik mulai dari ibadah, konsumsi, malam jaga bersama sampai pulang ke Maumere pada Kamis nanti,” kata Fidel.
Ia mengatakan, KKBM Kupang dan Komunitas Biara PI Nasipanaf berencana menggelar misa dan pemberkatan jenazah yang akan dipimpin oleh Pastor Moderator KKBM Kupang, Romo Sipri Senda pada Selasa, malam ini.
Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Imigrasi Indonesia (BP3MI) NTT, Suratmi Hamida, menyebut,
selama tahun 2025 total jenazah PMI yang dipulangkan ke NTT sebanyak 127 jenazah.(pol)









