KELANA-NTT.COM, KUPANG — Hasil survei kepuasan masyarakat atas indeks mutu pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan nilai yang sangat bagus.
“Indeks nilainya dari 86 menjadi 90. Kerja keras semua loket membawa hasil yang linear,” kata Kepala Dinas DPMPTSP Kota Kupang, Andre Ota saat membawakan sambutan pada perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama dinas itu di Aston Hotel Kupang, Jumat, 9 Januari 2026 malam.
Andre mengatakan angka ini diperoleh dari sebuah survei internal. Hasil yang menunjukkan bahwa dari kerja keras dan kekompakan semua staf dapat membawa hasil yang maksimal.
Capaian lain yang diperoleh kata Andre, yakni instansi ini dapat bersaing secara nasional. Di Indonesia kata Andre, terdapat 106 Mall Pelayanan Publik (MPP) yang beroperasi. Pada tahun 2024 dinas ini mendapat nilai C. Dengan perbaikan dokumen rekanan atau entitas yang bergabung di MPP Kota Kupang membawa perubahan nilai menjadi B. “Kita naik predikat tahun 2025 menjadi baik (B),” kata Ketua Kwarcab Pramuka Kota Kupang ini.
Saat ini Andre mengatakan, ” Kita sedang memelajari apa yang menjadi indikator utama sehingga enam daerah dan tiga kota di Indonesia yang mendapat kategori prima. Semoga tahun depan kita lebih baik lagi.”
Ia menyebut bahwa satu-satunya hal yang obyektif sebagai alat ukur di dunia hanya angka. Mengukur sesuatu harus menggunakan angka supaya dapat dipertanggungjawabkan.

Kadis Andre Ota bersama staf dalam pose lain.
Ia juga menyebut saat launching MPP tanggal 31 Oktober 2023 baru terlayani 200 orang per bulan. Pada tahun 2024, saat ia bergabung pada dinas itu para pengguna layanan meningkat tajam menjadi 24.570 orang atau rata-rata 2.000 orang per bulan.
Tahun 2025, kata Andre, total layanan yang diberikan meningkat dengan signifikan menjadi 87.614 orang. Hal yang paradoks kata dia, di saat anggaran turun, jumlah pelayanan meningkat tajam. Sesuatu yang luar biasa.
Analisisnya, yakni teman-teman bekerja empat kali lipat dibanding tahun 2024. Tempat pelayanan pun tak hanya di kantor semata, namun pada lokasi Car Free Day di Jalan El Tari dan Saboak di Taman Nostalgia. Tujuannya, yakni masyarakat yang punya kesibukan baik di kantor maupun lainnya dapat mengambil waktu senggang mendatangi tempat-tempat layanan itu. Mereka datang sambil olahraga dan menikmati UMKM serta family time.
Terkait penerimaan di Samsat ia menyebut, tahun 2024 sebesar Rp 1,9 miliar, tahun 2025 meningkat tajam menjadi Rp 5,7 miliar atau mengalami peningkatan sebanyak Rp 3,7 miliar.
‘Karena itu saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman dan mitra yang telah bekerja dengan total. Kita mengundang keluarga untuk hadir di sini agar ucapan terima kasih dari saya lekas sampai ke tujuan,” katanya. (pol)









