Ekonomi dan Bisnis
Home / Ekonomi dan Bisnis / Kopi Sombra Raih SNI untuk Spesifikasi Sangray dan Bubuk

Kopi Sombra Raih SNI untuk Spesifikasi Sangray dan Bubuk

KELANA NTT.COM/PAUL BURIN PENYERAHAN SERTIFIKAT – Kepala BPMP NTT, Dr.Abdul Wahab, SP.,MT., menyerahkan sertifikat SNI Kopi Sombra kepada Direktur CV Makna Jaya, Alfridus Soi Pili di Kedai Kopi Sombra, Selasa,16 Desember 2025.

KELANA-NTT.COM, KUPANG – CV Makna Jaya, perusahaan yang menaungi produk Kopi Sombra yang beralamat di Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun 2025 khusus untuk spesifikasi Kopi Sangray dan Kopi Bubuk. Pemberian SNI untuk Kopi Sangray dan Kopi Bubuk merupakan yang pertama di NTT.

Penyerahan sertifikat SNI dilakukan oleh Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) NTT, Dr. Abdul Wahab, SP., MP., kepada Direktur CV Makna Jaya, Alfridus Soi Pili di Kedai Kopi Sombra, Selasa, 16 Desember 2025 siang.

Acara itu dihadiri oleh staf yang mewakili Kadis Perindustrian dan Perdagangan NTT, Susan Ellen Rondo, S.E., M.M.,  wakil dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, Jose Januar, Ketua Tim Kerja Layanan dan Penerapan Modernisasi Pertanian, Ir. Irianus Rejeki Rohi, M.Si, Penanggung Jawab Kegiatan Pendampingan BPNP NTT, Randy Yulidar Anggarapuri, STP., M.T., serta sejumlah pejabat dari BPNT NTT.

BERSAMA – Foto bersama usai penyerahan sertifikat SNI Kopi Sombra.

Sertifikat yang diterbitkan oleh Center for Certification of Qualities and Commodities LSPro PT RPN CCQC, beralamat di Jalan Salak Nomor 1A Bogor, Jalan PB Sudirman Nomor 90 Jember, Indonesia itu menerangkan bahwa CV Magna Jaya telah memenuhi persyaratan SNI 8964:2021 Kopi Sangray dan Kopi Bubuk dengan
Sistem Mutu (Management System) SNI ISO 9001:2015, Sistem Sertifikasi (Sertification System): Peraturan BSN Nomor 4 tahun 2004, Nomor Perjanjian Sertifikat (Agreement Certification):36/7206/X/2025, Masa Berlaku (Validity Period): 3 Desember 2025-2 Desember 2029. Sertifikat yang ditandatangani oleh Kepala LSPro, Dr. Adi Citriadi itu diterbitkan di Bogor, 3 Desember 2025.

Kepala BPMT NTT, Dr. Abdul Wahab, SP.,MP., usai menyerahkan sertifikat itu mengatakan, pendampingan telah dilakukan oleh BPMP NTT selama beberapa bulan yang akhirnya mendapatkan hasil yang sungguh baik.

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Chris Liyanto Merasa Sedih karena Berdampak pada Psikologi Nasabah

Pihaknya mendukung usaha kecil menengah (UKM) yang mau naik kelas dan industri yang punya komoditas pada sektor pertanian. “Intinya, bagaimana kita menaikkan derajat UKM di NTT,” kata lelaki kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini.

PEGANG SERTIFIKAT SNI — Direktur CV Makna Jaya, Alred Soi Pili memegang sertifikat SNI Kopi Sombra.

Dengan SNI kata Doktor Wahab, dapat memberi ruang pasar yang lebih luas karena ada pengakuan dari pemerintah bahwa CV Makna Jaya sudah terevaluasi dan dapat memproduksi kopi dengan kualitas SNI.

Sedangkan Direktur CV Makna Jaya, Alfridus Soi Pili pada kesempatan itu mengatakan rasa senang dan bangga atas pencapaian  ini. “Moto kami adalah dedikasi di tiap tuangan kopi. Maknanya, yakni kami lakukan pekerjaan ini dengan penuh dedikasi,” kata putra dari Yoseph Nae Soi, Wakil Gubernur NTT periode 2019-2024  ini.

Alfred, demikian panggilannya mengatakan, ia bersama seluruh karyawan merasa mendapat apresiasi bukan oleh customer semata, namun dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT serta BPMP NTT.

KEDAI KOPI SOMBRA — Kedai Kopi Sombra yang selalu ramai dikunjungi oleh konsumen.

Bentuk apresiasi itu kata Alfred, yakni dengan dedikasi dan pekerjaan yang mementingkan keamanan dan kebersihan untuk kepuasan pelanggan. “Karena itu kami dipercaya untuk menerima sertifikat itu,” kata jebolan Universitas Indonesia (UI) Jurusan Psikologi itu.

Toko Gree Menjual AC Gree, Semakin Diminati Konsumen

Mewakili Kadis Perindag NTT, Susan Ellen Rondo, menyampaikan proficiat kepada manajemen Kopi Sombra yang telah melakukan sesuatu yang positif bagi pengembangan dunia usaha di NTT.

Ellen berharap ke depan dapat tumbuh lagi UKM lainnya hingga meraih SNI. Semakin banyak UKM yang bertumbuh akan memberi nilai positif bagi pengembangan usaha di daerah ini.

Pejabat yang mewakili BI Perwakilan NTT, Jose Januar berharap ke depan, pengelolanya dapat memertahankan mutu dan kualitas produk agar semakin dicintai konsumen. (pol)

 

 

Pemkab Lembata dan PT Prime Timor Teken MoU Tekankan Standar Ekspor dan Produk Babi Lokal Organik