KELANA-NTT.COM, KUPANG — Ajang Bursa Mobil Bekas yang diprakarsai oleh manajemen Bank Christa Jaya, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan semua show room mobil di kota ini memasuki hari terakhir, Minggu, 14 Desember 2025. Antusiasme warga Kota Kasih selama empat hari ini sungguh luar biasa.
Hingga kini tercatat 22 mobil beragam jenis yang sudah terjual dengan nilai transaksi mencapai Rp 5 miliar. “Sesuai agenda malam ini pukul 22.00 Wita acara pameran mobil bekas ditutup,” kata Ketua Panitia Bursa Mobil Bekas Bank Christa Jaya Kupang, Eno da Silva di Kupang, Minggu, 14 Desember 2025.

salah satu konsumen yang telah membeli dump truck pada hari Minggu, 14 Desember 2025
Apakah ada kemungkinan manajemen memerpanjang pameran mobil bekas ini, Eno mengatakan belum tahu.
Menurut Eno, pameran ini diikuti oleh 20 show room di kota ini dengan jumlah mobil sebanyak 74 unit. Ada banyak kemudahan yang diberikan Bank Christa Jaya kepada para konsumen.
Kemudahan itu kata Eno, adalah pembelian mobil tanpa DP (down payment), proses yang cepat dan mudah, dapat dilunasi setiap saat, bebas pinalti, bebas biaya asuransi kendaraan dan jaminan keamanan BPKB 100 persen.

Bebagai jenis kendaraan yang dipajang di lokasi bursa mobil bekas di jalan W.J Lalamentik, Kupang.
Eno menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para konsumen yang telah melakukan transaksi pada ajang ini. Jika konsumen belum deal diharapkan ke depan dapat membelinya. Bank Christa Jaya akan siap membantu prosesnya dengan cepat dan mudah.
Salah seorang konsumen, Maksi Misa mengatakan, ia membeli sebuah mobil picap pada hari Jumat, 11 Desember 2025. Mobil itu akan ia gunakan untuk bisnis tenda dan jual air bersih.
Maksi Misa, warga Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini mengatakan, awalnya, ia mendapat kabar dari layanan tiktok karyawati bank ini yang menginformasikan tentang pameran dan kemudahan-kemudahan yang didapatkan.

Tampak berbagai jenis mobil dalam Bursa Mobil Bekas.
Maksi mengatakan setelah mendapat informasi itu, ia langsung menuju ke Kupang. Keinginannya adalah untuk membeli sebuah mobil picap agar dapat memerlancar usaha tenda dan jual air di kampung. Keinginannya tercapai karena mobil yang ia inginkan itu ada dan prosesnya lumayan cepat.
“Bagian marketing memrosesnya dengan sangat cepat,” kata Maksi sembari menyampaikan terima kasih kepada majemen bank ini.
Ia mengatakan, mobil itu dibeli secara kredit dengan jangka waktu pelunasan selama tiga tahun. Dengan usaha ini Maksi mengatakan dapat menyicil pinjaman itu. (pol)









